Demokrasi Bukan Cuma Memilih, Bagian Ini Sering Dilupakan

- Penulis Berita

Sunday, 9 August 2026 - 01:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binamuda.id. Pangandaran — Demokrasi tidak berhenti ketika masyarakat selesai memilih, karena tantangan berikutnya adalah menjaga persaudaraan di tengah perbedaan pilihan.

Pesan tersebut menjadi inti konsolidasi demokrasi Jama’ah ABLA’U di Kabupaten Pangandaran, Sabtu (8/8/2026).

Perjalanan bersama menggunakan sepeda motor menjadi ruang bertemu dan berdialog, sekaligus mengingatkan bahwa demokrasi tidak berhenti di bilik suara, tetapi berlanjut dalam cara masyarakat menjaga persaudaraan setelah pilihan berbeda.

Pimpinan Majelis Jama’ah ABLA’U, Fahmi Fajar Mustopa, mengatakan perbedaan pilihan tidak seharusnya mengubah hubungan sosial yang telah terbangun di masyarakat.

“Kita boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai perbedaan itu membuat kita kehilangan persaudaraan. Demokrasi justru harus membuat kita semakin dewasa dalam menghargai perbedaan,” ujar Fahmi.

BACA JUGA:  Pererat Kekeluargaan, PTK Uswatun Hasanah Gelar Outbond

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Zacky Muhammad Zam Zam menegaskan bahwa masa setelah pemungutan suara menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan demokrasi.

“Demokrasi tidak selesai ketika pemungutan suara berakhir. Justru setelah masyarakat menentukan pilihan, kita menghadapi pekerjaan yang lebih penting, yaitu menjaga persaudaraan dan memastikan perbedaan pilihan tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat,” ujarnya saat perjalanan.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa partisipasi demokrasi tidak cukup diukur dari penggunaan hak pilih, tetapi juga dari kemampuan warga mengelola perbedaan dalam kehidupan sehari-hari.

Masyarakat dapat mengambil peran dengan menghormati pilihan orang lain, memeriksa informasi sebelum menyebarkannya, menolak provokasi, serta membuka ruang dialog ketika perbedaan muncul.

BACA JUGA:  Pasiha SMP IT Uswatun Hasanah Resmi Ditutup!

Tantangannya, informasi provokatif dan kabar yang tidak terverifikasi dapat memperuncing perbedaan apabila masyarakat tidak memiliki kebiasaan menyaring informasi secara kritis.

Karena itu, konsolidasi demokrasi perlu diteruskan di lingkungan keluarga, komunitas, dan masyarakat agar budaya dialog serta persaudaraan tidak berhenti setelah kegiatan.

Konsolidasi demokrasi membawa pesan bahwa demokrasi bukan cuma memilih. Setelah pilihan ditentukan, masyarakat tetap memiliki tanggung jawab menjaga persaudaraan. (Red/cp)

Berita Terkait

35 Kampus Jabar Masuk Debat Hukum Pemilu, Minat Mahasiswa Meningkat
2 Guru SDN 3 Kertasari Wakili Kabupaten Ciamis dalam Ajang Porsenitas
Tim Bakiak Kabupaten Ciamis Siap Ikuti Porsenitas 12 di Indramayu
Khitanan Barokah Sambut Tahun Baru Hijriyah: 18 Anak Dhuafa Dikhitan di Ponpes Sukarapih
Peningkatan Kapasitas Kader Pkk Desa Bugel, Dorong Peran Aktif Dalam Pemberdayaan Masyarakat Dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
100 Orang Warga Kampung Citalaga Daftar Jadi Nasabah Bank Sampah Mekarjaya Asri
PD DMI Kab. Ciamis Isi Talkshow Radar TV Terkait Masjid Ramah
Dosen Tamu di Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon
Tag :

Berita Terkait

Friday, 21 July 2023 - 10:14

SMP IT Uswatun Hasanah Isi Pendidikan Kepramukaan dengan Hiking Rally

Sunday, 16 July 2023 - 12:15

IHT Ajang Peningkatan Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Tuesday, 27 June 2023 - 23:46

SIKAP Tahun Ajaran 2022/2023 Berlangsung Meriah

Thursday, 22 June 2023 - 02:47

WISUDA AL-QUR’AN DAN PELEPASAN KELAS IX Angkatan Ke-8 Tahun Pelajaran 2022/2023

Monday, 19 June 2023 - 02:23

WISUDA TAHFIDZ DISDIKBUD TINGKAT SD/SMP SE-KOTA BANJAR

Friday, 2 June 2023 - 08:41

2 Siswa SMP di Kota Banjar Raih Juara Pada OSN

Friday, 2 June 2023 - 08:27

MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) SMP IT Uswatun Hasanah Kota Banjar

Tuesday, 23 May 2023 - 03:58

SMP IT Uswatun Hasanah Boyong Piala di Pekan Keterampilan dan Seni (Pentas) Pendidikan Agama Islam Tingkat Kota Banjar,

Berita Terbaru

Penerbit Bina Muda Indonesia

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam

Sunday, 19 Jul 2026 - 08:19